ADA RENCANA ALLAH SWT YANG JAUH LEBIH BAIK
Bismillahirramanirrahim,
Saya langsung saja yah, soalnya saya tidak suka
bertele-tele.
hari itu sepulang menjemput kakak dari tempat kerjanya, saya mendapati ban depan motor saya kemps, setelah saya selidiki ternyata eh ternyata bocor, waduh dalam hati berfikir kok bisa padahal sewaktu tadi dijalan tidak ada tanda-tandanya, kok tiba-tiba bocar sih. Dengan rasa kecewa alias jengkel, saya langsung pergi ke tempat tambal ban yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah saya.
hari itu sepulang menjemput kakak dari tempat kerjanya, saya mendapati ban depan motor saya kemps, setelah saya selidiki ternyata eh ternyata bocor, waduh dalam hati berfikir kok bisa padahal sewaktu tadi dijalan tidak ada tanda-tandanya, kok tiba-tiba bocar sih. Dengan rasa kecewa alias jengkel, saya langsung pergi ke tempat tambal ban yang jaraknya tidak terlalu jauh dari rumah saya.
Sesampainya di tempat tambal ban, harapan saya sih
ban saya masih bisa ditambal ngga usah diganti, tapi Allah SWT berkehendak
lain, ban motor saya harus diganti karena pentilnya (tempat keluar masuk angin)
robek. Okelah No Ploblem
Dua hari berlalu, malam itu saya mau kerumah
temannya teman ambil sesuatu, soalnya mau di pakai camping besok, belum ada 100
meter tiba-tiba motor saya oleng, saya pikir mungkin karena berat badan teman
yang saya bonceng tidak bisa diterima sama motor saya, jadinya motor oleng,
setelah 5 meter jalan dengan motor yang oleng2, barulah saya sadar ada yang
tidak beres dengan motor saya, (ternyata bocor lagi).
Sumpah saya kecewa, sebel, marah, sedih, bercampur
jadi satu. Apes banget, perasaan 2 hari yang lalu udah ada yang bocor, sekarang
bocor lagi. Ok kemaren ban depan sekarang ban belakang sulit dipercaya kok bisa
dalam 2 hari 2 ban bocor dan dua-duanya harus diganti.
Keesokan harinya saya dan teman-teman berangkat
(camping). Disaat itulah saya menyadari ada rencana ALLAH SWT yang jauh lebih
baik buat kita semua. Ternyata jalan menuju tempat camping selain jauh dari
rumah, rutenya memacu adrenyali, mulai dari jalan yang menanjak tinggi sampai
–sampai mesin motor saya sempat mati dan mundur hingga hampir masuk jurang,
hingga jalan yang berbatu-batu.
Saya berfikir untung ban motor saya sudah diganti,
coba kalo belum diganti bisa-bisa bocor di jalan dan saya harus mendorongnya
sampai jalan poros, secara jalan masuk ketempat camping 3 km dari jalan poros.
Tiga hari tak terasa setelah camping, saya harus ke
tempat KKN yang lumayan jauh melewati 2 kabupaten, rencananya sih kesana naik
mobil (disewa kampus). Tetapi setelah ada teman yang menyarankan untuk bawa
motor saya pun membawa motor saya kesana, meskipun harus terlebih dahulu beradu
argument sama ortu. Soalnya mama papa takut banget anak kesayangannya
berkendara jauh. Cemas-cemas Hehehe
Jujur baru pertama kali saya berkendara sejauh itu,
disana itu panas, tempatnya gersang, buset gerah sekali, barangkali karena
musim kemarau kale. Sesampainya di pos (rumah pak desa tempat tinggal saya
disana). Saya termenung berterimakasih sambil memuji ALLAH SWT, ternyata kejadian
dimasa lalu mempengaruhi kejadian dimasa yang akan datang, 2 ban motor saya
yang bocor, dan telah saya ganti, selain mempersiapkan karena saya ingin pergi
camping juga karena mau digunakan di tempat dimana saya KKN, pos saya sekitar 4
km dari poros, 1 km jalan aspal mulus, 1 km jalan aspal berlubang, dan 2km
jalan belum diaspal alias masih berbatu-batu. Kalo dipikir-pikir tidak masalah
yah seandainya ban motor saya bocornya pas ditempat KKN, tetapi yang perlu
pembaca ketahui, di sana itu jarang sekali bengkel, kalaupun ada harganya
mahal, (secara modal yang saya bawa tidak ada untuk membiayai pengeluaran
seperti itu) jadi bisa-bisa saya kekurangan modal disana. Dan sangat merepotkan
pastinya.
So, jangan pernah berperasangka buruk kepada ALLAH
SWT, ALLAH SWT selalu memberikan apa yang kita butuhkan bukan apa yang kita
kehendaki, dibalik kejadian dimasa lalu pasti ada pengaruh yang ditonjolkan
dimasa yang akan datang. ^_^
Tidak ada komentar:
Posting Komentar